Rama Pratama “Aktivis Reformasi 98” Siap Bertarung di Pilkada Depok 2020

Depok – suarakotanews.com

Rama Pratama aktivis reformasi 1998 siap bertarung memperebutkan kursi Walikota Depok pada pilkada Desember 2020 nanti.

Menurut Rama, dirinya telah mendaftar ke DPP PDI Perjuangan untuk memperoleh rekomendasi maju di Pilkada Depok sebagai Walikota.

” ya saya tau banyak orang yang mengklen dan mengatakan telah menerima rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, tapi buktinya belum ada. Jadi ya syah-syah saja saya berusaha mendapat rekomendasi itu,” ungkap Rama seperti dikutip dari pos kota.com.

Rama mantan anggota DPR RI 2004 – 2009 mengatakan, dirinya siap maju di Pilkada Depok tahun 2020 dan ingin membawa perubahan agar rakyat Kota Depok sejahtera dan makmuran.

“Saya yakin, jika Depok dikelola secara profesional dan transparan,pasti maju dan berkembang pesat ekonominya,” ujar Rama Pratama yang juga salah satu juru bicara bidang ekonomi Presiden RI Joko Widodo dan Makruf Amin, Sabtu (27/6).

Rama melanjutkan, melihat kondisi yang ada di Kota Depok tentunya sangat memungkinkan untuk maju bersaing dalam Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang bakal digelar 9 Desember 2020 mendatang.

“Tinggal menunggu rekomendasi resmi dari DPP PDI Perjuangan untuk dijadikan bakal calon Wali Kota Depok dari PDI Perjuangan,” ujarnya yang mengaku sekarang fokus untuk mendapatkan kendaraan atau perahu agar dapat mengikuti Pilkada tahun 2020 di Depok.

Lebih jauh ia menjelaskan, sampai saat ini belum ada satu pun bakal calon mendapatkan rekomendasi resmi menjadi calon Wali Kota Depok dari sejumlah partai politik.

Mantan anggota DPR RI periode 2004-2009 menambahkan, proses baru dimulai di tingkat lokal dan masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui dan berujung di surat rekomendasi resmi yang dikeluarkan DPP partai politik masing masing.

Dirinya pun tidak mempermasalahkan ada klaim klaim bakal calon yang sudah mendapatkan rekomendasi resmi dari partai politik jadi wajar belakangan begitu hingar bingar di media sosial maupun media lokal terkait bakal calon sehingga tidak perlu menanggapi secara serius klaim tersebut.

“Saya memilih melalui jalur PDI Perjuangan karena dinilai partai ini sebagai partai nasionalis yang komitmen dengan NKRI dan PDI Perjuangan menjadi satu dari tiga partai yang dapat mengusung calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok,” ujar pria kelahiran 1974 yang sudah menjadi warga Depok sejak tahun 1978. ( Wai/SK 01)

SuaraKotanews

Media Online dan Cetak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *