Wali Murid SMPN 20 Depok Keluhkan adanya Pungutan Uang Akhir Tahun

DEPOK- Miris rasanya di tengah pandemi virus Corona yang melanda Kota Depok, masih saja ada Sekolah yang lebih mengedepankan suatu hal yang di nilai tidak begitu penting.

Seperti yang terjadi di Sekolah SMPN 20 Depok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas Depok.

Pihak sekolah, Melalui Komite memunggut dana untuk akhir tahun kelulusan siswa periode 2019/2020 untuk buku kenangan hampir Rp. 500 ribu rupiah.

Seperti dikatakan Nara sumber (wali murid) yang tidak mau disebut kan namanya, mengatakan bahwa memang ada pungutan dana hampir Rp 500 ribu yang di kumpulkan melalui korlas  untuk uang akhir tahun dan buku kenangan.

” Tadinya sekolah meminta uang perpisahan kurang lebih Rp. 1.000.000,- tapi karena adanya covid- 19 akhirnya di batalkan dan yang di suruh bayar hanya Rp. 500 ribu uang akhir tahun dan untuk buku kenangan, ” Ujarnya.

Tapi, lanjutnya, bila  wali murid membayar sedikit, menjadi gunjingan di sekolah.

“Kita kan jadi takut di jadikan bahan gunjingan, terpaksa dah kita minjem uang dan gadai barang, ” Tutur Nara sumber.

Dia pun menyayangkan, di saat pandemi Covid-19, kenapa hal itu tidak di hilangkan saja. Karena pungutan sebesar itu nilainya sangat besar.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMPN 20 Depok, Sumarno, Jumat ( 26/06) Mengatakan, bahwa dirinya justru tidak mengetahui adanya pungutan itu.

” Saya tidak tahu adanya pungutan senilai itu, namun tentang buku kenangan iya memang benar ada, ” Kata Sumarno. ( Emy)

SuaraKotanews

Media Online dan Cetak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *